Ratusan Calon Jamaah Korban Penipuan First Travel Sambangi Polda Metro

JAKARTA-kuncinews.com– Ratusan calon jamaah haji dan umrah melaporkan Biro Haji First Travel ke Polda Metro Jaya. Ratusan korban penipuan tersebut memberikan kuasa kepada Pramana Samsul Ikbar yang juga jamaah untuk melaporkan dugaan penipuan dan penggelapan oleh Biro Perjalanan First Travel.

“Saya di sini perwakilan dari jamaah yang belum memiliki lawyer. Saya ditunjuk dan dikuasakan dari 250 (calon) jamaah First Travel ingin melaporkan owner atau pemilik biro haji tersebut ke Polda Metro Jaya untuk ditindaklanjuti,” kata Samsul di Polda Metro Jaya, Kamis (10/08/2017).

Samsul menjelaskan, pelaporan ini merupakan upaya hukum terakhir yang akan dilakukan untuk memperjelas kasus ini. “Kami sebelumnya telah melakukan mediasi berkali-kali kepada Kemenag, OJK, YLKI namun sampai hari ini belum ada kejelasan,” katanya.

Dari data yang diterima, lanjut Samsul, ratusan calon jamaah tersebut telah melakukan pembayaran sejak 2015 sampai 2017. Namun hingga kini para calon jamaah tersebut tidak juga diberangkatkan. Kebanyakan dari mereka direncanakan keberangkatan ulang.

“Sudah dari 2015 kami bayar tapi belum jelas. Dari catatan jamaah kebanyakan dari mereka dilakukan pemberangkatan ulang tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan,” ujarnya.

Begitu juga dengan rencana pengembalian uang kepada calon jamaah, Samsul mengungkapkan, sudah lebih dari 90 hari tidak juga dikembalikan. “Ini sudah jatuh tempo tapi enggak juga dikembalikan,” tuturnya.

Samsul datang pada pukul 14.03 WIB bersama dengan beberapa calon jamaah yang diduga turut menjadi korban Biro Perjalanan Haji dan Umroh First Travel. Terlihat Samsul yang mengenakan baju dinas kejaksaan agung tersebut sembari membawa koper yang di dalamnya berisi barang bukti untuk dilaporkan.

Sementara itu, Subur Nyoto Raharjo calon jamaah Fisrt Travel yang turut mendampingi mengaku, bahwa rencanyanya berangkat umrah bersama tiga cucu dan satu orang anaknya. “Rencananya yang berangkat itu saya, tiga orang anak saya, dan cucu yang berangkat umrah tapi berantakan jadinya,” kata Nyoto.

Nyoto berharap tetap diberangkatkan oleh pihak First Travel. “Yang pertama saya berharap bisa tetep berangkat, kalau enggak bisa juga iya kembalikan saja uangnya,” ujarnya.

Nyoto yang juga sebagai pensiunan PLN ini mendapat rekomendasi untuk menggunakan First Travel dari sanak saudaranya. “Dulu tahun 2014 sampai 2016 banyak teman saudara saya yang pakai travel ini dan lancar, baru kali ini aja jadi berantakan,” ucapnya.

 

okezone

(ran)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *