Program Kotaku, Walikota: Warga Gigi Dua, Pemko Gigi Tiga

PADANG-kuncinews.com- Kegiatan pembangunan infrastruktur melalui Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kota Padang mulai terlihat menggeliat. Ini karena mendapat dukungan dari warga dengan semangat swadaya yang tinggi untuk meningkatkan kualitas lingkungan.

“Semangat warga yang tinggi harus diiringi dengan kecepatan merespon oleh lurah dan camat dalam menyukseskan Program Kotaku,” kata Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menekankan kepada peserta sosialisasi Program Kotaku di sebuah hotel, Selasa (3/10/2017 – 11 Muaharam 1439 H).

“Jika warga sudah pakai gigi dua, Pemko harus mengimbangi dengan gigi tiga,” ujarnya.

Lebih lanjut Mahyeldi mengungkapkan, kegiatan Kotaku pertama di Kota Padang yang dilaksanakan di Pagang Dalam Kelurahan Kurao Pagang Kecamatan Nanggalo mendapat dukungan yang luar biasa. Warga setempat merelakan lahan dan tanamannya untuk perbaikan drainase dan pelebaran jalan.

“Ini luar biasa. Camat dan lurah yang lain perlu mengikuti, membangun komunikasi dengan warga sehingga menyambut program dengan baik,” ulas Mahyeldi.

Menurut Mahyeldi, Kotaku adalah upaya pemerintah mewujudkan 100-0-100 yaitu 100 persen akses air bersih, 0 persen kawasan kumuh dan 100 persen sanitasi yang berkualitas. Pelaksanaannya dilakukan kelompok warga Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) dan Kelompok Swadaya Masyarakat (SKM).

“Pemerintah menganggarkan Rp. 500 juta untuk masing-masing kawasan yang jadi sasaran program. Bila pelaksanaannya berhasil, maka dana Rp 1 milyar menunggu untuk kegiatan selanjutnya,” jelas Walikota.

Adapaun kegiatan ini diikuti oleh sedikitnya 1.000 peserta yang terdiri dari lurah dan KSM dari seluruh kelurahan yang disasar Program Kotaku.

(DU/Zal/Joim)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *