Helat Festival Majelis Taklim, Gunung Pangilun Menuju Madani

PADANG-kuncinews.com- Konsep “Kelurahan Madani” yang diusung Kelurahan Gunung Pangilun Kecamatan Padang Utara berjalan seiring dengan kegiatan -kegiatan yang digelar. Kelurahan dipimpin Lurah Andi Amir ini semakin meningkatkan kegiatan – kegiatan religius bernuansa Islami.

Dalam waktu dekat, mulai 15 Oktober sampai 15 November ini, Gunung Pangilun kembali membesut perhelatan berjudul Festival Majelis Taklim Gunung Pangilun Madani. Rangkaian festival ini adalah lomba nasyid antar SMA/SMK dan MAN se-Kota Padang, pidato berbahasa Inggris, lomba didikan subuh yang mengadu kecakapan mengumandangjan azan, MTQ, MTQ lansia, tahfiz, asmaul husna dan salat jenazah, serta majelis taklim dan PAUD yang diisi dengan makan bajamba.

Menurut Lurah Gunung Pangilun Andi Amir, festival ini bertujuan menyemarakkan kegiatan-kegiatan keagamaan dan membangkitkan kelompok-kelompok majelis taklim. Ini juga sejalan dengan konsep madani yang diusung kelurahan, yaitu menghidupkan tradisi Islami untuk membentuk masyarakat madani.

“Kami menyambut baik kegiatan ini, sebab sejalan dengan konsep madani Gunung Pangilun,” kata Lurah Andi Amir di ruabg kerjanya, Senin (9 Oktober 2017 – 19 Muharam 1439 H).

Dia juga berterima kasih atas perhatian anggota DPRD Wahyu Iramana Putra yang menuangkan dana hibah pokok-pokok pikirannya untuk Majelis Taklim Indonesia (MTI) Gunung Pangilun. Ucapan yang sama juga disampaikan untuk Ketua LPM Gunung Pangilun M. Nasir yang mendukung kegiatan MTI ini.

“Apresiasi dan terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Wahyu serta LPM yang mendukung kegiatan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LPM Gunung Pangilun M. Nasir saat dihubungi mengatakan, melalui festival ini akan membangkitkan semangat religius masyarakat lebih masiv lagi.

“Kami ingin melalui festival majelis taklim se Kota Padang ini lebih mendorong masyarakat khususnya kelompok majelis taklim untuk lebih aktif,” kata Nasir.

Selaku tokoh masyarakat, ia juga berharap kegiatan ini tidak sebatas seremonial, namun lebih mengarah pada implementasi dari nilai budaya islami untuk mewujudkan kelurahan yang madani.

“Kita harapkan dari featival ini mendorong implementasi masyarakat madani di Gunung Pangilun,” tukuknya.

(DU/Zal/Joim)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *