Amir Khan: Saat yang Tepat Melawan Pacquiao

LONDON-kuncinews.com-Amir Khan siap menantang Manny Pacquiao akhir tahun ini atau di awal 2019. Khan penasaran setelah menyaksikan Pacquiao merobohkan Lucas Matthysse dalam tujuh ronde yang merupakan kemenangan KO pertama Pacman dalam sembilan tahun terakhir.

Khan, mantan raja super ringan Inggris ini tengah menyiapkan pertarungan kedua dari tiga kontrak pertarungannya dengan Matchroom Boxing di musim gugur ini. Petinju berusia 31 tahun ini mengatakan, begitu dia mengalahkan Samuel Vargas, dia akan fokus mengamankan duel versus Pacquiao.

Khan sempat berlatih dengan Pacquiao di bawah arahan Pelatih Freddie Roach dan senang melihat petinju Filipina itu kembali dalam performa terbaiknya di usia 39 tahun.

“Manny terlihat keren, dia bertinju dengan baik,” kata Khan kepada Elie Seckbach dari ES News. “Pertunjukannya luar biasa dan dia terlihat sangat tajam. Saya pikir ini saat yang tepat untuk melawannya.”

“Saya duel melawan Samuel Vargas pada 8 September. Mungkin pada akhir tahun atau tahun depan (2019), bisa duel dengan Pacquiao, dan ini akan menjadi pertarungan yang luar biasa.”

“Saya tidak tahu bagaimana kesepakatan kontraknya dengan Bob Arum, tetapi Bob adalah teman saya,” tambahnya.

Soal pertarungan Lucas Matthysse melawan Pacquiao, yang dikritik sejumlah pengamat, Khan menilai: “Manny tampak tangguh tapi saya tidak melihat Lucas yang sebenarnya. Kami mengharapkan Lucas berani maju dan memberikan segalanya. Tapi sepertinya dia kalah sebelum masuk ke ring.”

Di usia ke-31, King Khan -julukan Amir Khan- sedang mengincar gelar juara dunia lainnya setelah kariernya mentok setelah dikalahkan Canelo Alvarez pada 2016. Menghadapi Vargas, pria asal Bolton itu paham harus membayar kesalahan-kesalahannya.

“Saya hanya ingin bertarung September ini, dan setelah itu melihat ke mana saya selanjutnya. Masih ada pertarungan besar di luar sana untuk saya, yakni melawan Kell Brook.”

Brook baru-baru ini gagal kembali ke ring karena cedera pergelangan kaki dan harus bertarung lagi sebelum menyepakati kontes dengan Khan.

(sha)
sindonews



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *